Frank de Boer Buka Faktor Kegagalannya di Inter Milan

Legenda sepakbola Belanda, Frank de Boer, menyatakan jika atmosfer tim yang jelek jadi faktor kegagalannya di Inter Milan. Dia juga mengakui mau merubah beberapa hal di Inter sebelum pada akhirnya ditendang.

Di tahun 2016 yang lalu, Frank de boer diangkat menjadi juru tak-tik Inter Milan usai melatih Ajax Amsterdam sepanjang 6 musim. Tapi, rentenan pencapaian negatif membuat dirinya cuma menetap sejauh 4 bulan di Stadio Giuseppe Meazza.

“Saya punya job yang lumayan banyak di Inter. Aku mau merubah semua struktur tim serta budaya yang ada. Sebab tim ini sejak lama tidak mengangkat trofi. Di sana, aku kerja bersama kelompok yang busuk serta tidak diperkenankan jual pemain-pemain., ” tutur Frank de Boer dilansir dari website Football Italia.

“Mungkin aku harusnya berupaya sedikit lebih keras lagi sebab aku seharusnya berbuat beberapa hal jika mau menghantarkan perubahan. Saat itu kemungkinan aku berupaya jadi rekan dari semua orang. Lalu hal tersebut tidak berhasil, ” tutur lelaki 48 tahun ini meneruskan.

Usai tidak berhasil menghantarkan perubahan pada tubuh Nerazzurri, Frank de Boer mengambil keputusan buat coba peruntungannya di Inggris bareng Crystal Palace. Tapi, dia cuma menetap sejauh 2 bulan usai tidak berhasil mendapat 1 pun angka dari 4 laga.

Sekarang, dia jadi juru taktik dari juara Major League Soccer, Atlanta United. Di MLS, dia baru saja menjalani 7 laga serta baru bisa mendapat 2 kemenangan.